Our Story more or less

Pagi itu hujan lebat. Sam tidak balik ke rumah semalam.  Dia pulang pada pagi hujan itu.  DIa hendak tidur. Sam berjalan ke bilik.  Tiba-tiba ibu marahnya.  Sam senyum dan bertanya,

 “Emak tidak pergi ke pasar?”

“Emak tidak sihat dan tidak ke pasar” kata ibu.

Sam berkata, “Saya lapar.  Emak ada makanan?”

Ibu jawab, “Saya miskin dan tidak ada makanan.”

Sam bertanya lagi, “Kenapa emak miskin? Ayah tidak bekerja?”

Ibu berkata, “Ayah sudah meninggal dunia”

Tiba-tiba ayah masuk ke bilik.  Ibu pun pengsan.  Sam berlari ke kolam renang dalam hujan.  Dia terjatuh dan menangis.  Ayah senyum dan berkata,

“Selamat Hari Lahir”. 

Ibu Sam berkata, “Bangun, bangun”

Sam sedar dia bermimpi.

 

Let me know if i have missed out any lines,

cikgu.

2 thoughts on “Our Story more or less

  1. Hello Cikgu Sew,
    for my sentence “Dia terjatuh dan menangis.”, why is it ‘terjatuh’ instead of just ‘jatuh’? What does ‘ter’ mean in this context?

    Terima Kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s